Black Note
7Mar/115

Rahasia Lilith

Elliot menghirup udaranya lalu menyertai Moss yang sedang berdiri di tengah tengah kamar.
"Oh iya Moss, bagaimana dengan analisa tim forensik ?" tanya Elliot sambil menarik-narik ujung baju Moss.
"Korban diperkirakan tewas antara pukul delapan sampai sebelas malam. Kepala korban pecah terkena hantaman benda tumpul. Dokter Max sendiri belum bisa memastikan benda apa yang dipukulkan ke kepala korban itu. Sepertinya max belum selesai dengan pekerjaannya." Moss mengambil tas kecil, lalu merogoh barang-barang yang ada didalamnya. "Ini. lihatlah !" katanya sambil menyerahkan foto-foto korban. "Namanya Lilith." Jelas Moss tanpa ekspresi.

Dibaca 2820 kali oleh 753 pengunjung

6Mar/113

SleepingLiot MurderCase

"Percayalah, aku masih menyukaimu" kata perempuan itu sambil menggenggam tangan Elliot. Perempuan itu mengecup bibirnya lalu mengucapkan 'selamat tidur' kepadanya. Susah payah Elliot memalingkan wajah ke arah perempuan itu, dengan sisa-sisa kehidupan ia membuka mata lalu memberikan senyumnya yang terakhir. Lalu ia tertidur untuk selamanya...

Dibaca 2834 kali oleh 706 pengunjung

6Jan/1053

X File 2 (part 2)

KOTA PORYGON, enam bulan yang lalu.
Ditempat yang terlalu jauh dari desa. Di sebuah kantor bertingkat 2 dan tidak begitu besar, Seorang gadis tewas didalam ruangan atasannya. Mereka yang menjadi saksi mengaku mendengar suara gaduh dari luar tidak lama setelah sang atasan (orang yang meminta gadis tersebut ke ruangannya) keluar untuk buang air kecil.

Dibaca 5291 kali oleh 1638 pengunjung

5Jan/101

X File 2 (part 1)

"Tidak biasanya kamar tuan Mio dikunci" bisik Mochi "Apalagi dihari yang sepanas ini" Mochi menghela napas.
Seperti biasa, Mochi membawakan secangkir kopi susu dan semangkuk cemilan manis untuk Mio setiap jam 1 siang. Tuannya itu seringkali melupakan makan siang dan mengganti menu makan menjadi cemilan saja karena keasikan dengan hobi barunya , membaca novel novel detektif. Karena seseorang didalam kamar belum juga menjawab ketukan pintu, Mochi pun kembali ke dapur.

Dibaca 4378 kali oleh 1343 pengunjung

21Des/091

Satu Nyawa Untuk Detektif

u.n.owen memutuskan untuk datang ke kantor detektif swasta itu. ia merasa sudah waktunya untuk menyatakan kemenangannya kepada detektif detektif itu dengan kata kata yang terselubung.
"mereka kukalahkan" kata u.n.owen berulang ulang didalam hati. Tangan u.n.owen dengan sigap menggeser pintu kaca. Kakinya sudah melangkah hingga mendekati meja. Elliot yang duduk diatas meja itu memandangnya lekat lekat.
"jika kau datang, kawan. maka benar kau lah pelakunya" kata Elliot dibalik kupluk jaket putih bergarisnya. kata sambutan seperti itu tentu saja mengagetkan u.n.owen.
"a apa !!" kata u.n.owen tergagap.
"sepertinya benar , motif mu adalah mempermainkan kami" kata Elliot sambil mengangkat tangannya tinggi tinggi. dibalik pintu , keluarlah unknow yang langsung menyebut dengan lesu nama panggilan u.n.owen.
u.n.owen terkejut dan meminta penjelasan. kenapa kau ada di ?.
u.n.owen menarik napas panjang. ia katakan dengan bengis bahwa ia memang harus membunuh.
u.n.owen bermaksud untuk lari. ia mengguncang guncang pintu kaca itu, tapi tetap tidak bisa terbuka. yah, tentu saja, secara diam diam Apple sudah menguncinya.
u.n.owen mengamuk menghantam kaca dan berhasil melemparkan diri keluar ruangan. dan Mobil truk yang melaju cepat mengakhiri hidupnya.

Dibaca 4538 kali oleh 1292 pengunjung